Jumat, September 18, 2009

another nightmare'


saat yang tak pernah terbayang dalam hidupku pernah berkunjung padaku saat itu....

saat yang menjelaskan jati diriku....

aku yang hanya seorang anak perempuan biasa yang tidak mempunyai cukup kekuatan untuk menangkal maupun mencegah saat itu datang....

aku yang hanya akan diam saja ketika mendapatkan sebuah perlakuan yang tidak semestinya...

bukan inginku untuk membiarkannya terjadi pada saat itu...

tetapi beginilah aku....

aku yang tidak bisa berkata tidak bahkan kepada seorang pembunuh yang meminta ijin untuk mengambil alih nyawaku dariku...

tetapi orang itu mampu...

entah karena dia itu bajingan atau memang mengambil kesempatan di saat itu....

dengan sekuat tenaga kucoba keluar dari bayang itu..

sekuat tenaga kucoba keluar dari lingkaran hitam yang menggelayut saat itu...

saat yang biasanya hanya bisa didengar dari mulut orang karena menimpa orang lain, dan saat itupun menimpa diriku pada saat itu....

kucoba menghirup nafas....

keluar dari bayang itu kuharap aku tidak akan pernah berada di saat yang sama....

tetapi bodohnya aku...

aku tidak memperkuat pertahananku....




entah apa salahku...
apa karmaku....

saat itu datang lagi....

kali ini aku tak bisa mentolerir...

tubuhku berontak....

mimpi buruk terus menghantuiku selama berhari-hari....

aku tidak tahu harus berbuat apa....

tubuhku melemah, kepalaku sakit...

aku tak ingin hal ini terulang lagi untuk yang kesekian kali kepadaku....

aku tak ingin....

cukup untuk semua ini....

tak ingin ada mimpi buruk yang lain lagi...

Senin, September 14, 2009

orang 'tua'

apakah peranan orang tua itu?

apakah yang diharapkan oleh orang tua dari anaknya?

apakah orang tua benar merasa bahwa mereka secara tidak langsung berhak atas hidup anak-anak mereka?

berhak mengata-ngatai anak mereka di kala mereka merasa sebal terhadap anak mereka..

bahkan berhak menyindir secara nyata di depan anak mereka ketika mereka tidak suka
akan pemberian anak mereka?

berhak berakting menjadi orang dewasa dan hampir selalu benar dalam semua hal?

berhak memberikan nasehat justru di kala merekalah yang harusnya mendapat nasehat?

berhak marah-marah kepada anak mereka di kala perselingkuhan mereka terkuak dan mereka tidak mau dikatakan salah karena telah melakukan perselingkuhan?

berhak merasa paling tahu apa yang paling baik untuk anak mereka, padahal yang paling tahu adalah anak itu sendiri...

berhak merasa bahwa anak mereka tidak akan pernah menjadi dewasa karena anak tetaplah anak..

berhak tidak mendengarkan perkataan dan saran dari anak karena jelas mereka benar....

dan jika semua itu benar, berarti orang tua itu adalah orang paling egois di dunia ini yang tidak akan pernah bisa menghargai hidup dan orang lain...

Senin, Juli 20, 2009

semangat lilin...


sesaat saya berjalan dengan penuh keyakinan menuju suatu bangunan di sebelah timur bangunan dimana saya berada saat ini...

dengan tekad yang membulat bahkan lebih bulat dari lingkaran, dengan senyum yang entah kenapa tiba-tiba mengembang, saya mulai berjalan menemui sosok itu..
sosok yang menjadi 'penting' dalam hidup saya di 6 bulan terakhir ini...

tak sengaja saya bertemu dengan teman seperjuangan saya, benar-benar berjuang...

tetapi sepertinya hanya saya saja yang semangatnya seperti lilin...
yang akan menjadi kecil ketika ada angin yang meniupnya...

tiba-tiba perkataan dari teman saya membuat saya menurunkan perlahan senyum saya yang sempat mengembang di udara, karena disaat yang bersamaan saya teringat dengan impian saya dan semangat saya...

ingin rasanya saya berteriak mengenai kebodohan saya...
akan tetapi saya sadar, ITU SANGAT TIDAK BERGUNA...

dengan perlahan tetapi pasti, saya kembali ke bangunan di mana saya berangkat...
menumbuhkan kembali dan menjaga semangat saya yang hampir mati kembali...

saya tidak akan menyalahkan siapapun bahkan diri saya..
saya tidak akan menyalahkan rutinitas yang mewajibkan saya berada di satu ruang mulai dari pukul 09.00-16.00 ...
saya tidak akan menyalahkan kebiasaan saya di kala malam...
tidak akan menyalahkan tuntutan pulang setiap akhir minggu...

saya hanya akan menjaga semangat saya ini...
karena entah bagaimana hal ini memang sudah direncanakan..
tidak ada yang kebetulan di dunia ini...
bahkan saat saya harus melihat sesuatu yang paling tidak ingin saya lihat...
itu sudah terencana dengan sangat baik dan rapi sehingga saya pun harus melihatnya...

saya hanya ingin melakukan semua hal yang harus saya lakukan dan di saat bersamaan menjaga semangat saya dan dengan mata yang bersinar dan senyum yang mengembang menanti kejutan di balik semua ini...

ketika waktunya tiba...

senang


Dingin malam merasuk ke tulang...

Brrr...

Sedingin es di kutub selatan...

Sedingin subuh di puncak gunung...


Lebih senang dan bahagia kalo ada orang terkasih di samping kita...


Karena...

Perasaan menjadi hangat, lembut dan nyaman...


Pantesan ada kata-kata...

“Dunia milik berdua, yang lain ngontrak!”


Ya jelaslah...

Perasaan itu g bisa dengan mudah didapet...


Hanya orang-orang yang bener-bener sayang yang mampu ngrasain itu...


Bersyukurlah wahai kalian yang mengalaminya...


Hal itu bukti murni...

Bener-bener murni...

Dari rasa ini...

hakikat


cinta...

adakah yang bisa menolongku tuk mendefinisikannya...

kenapa di satu saat cinta bisa begitu indah dan di saat yang lain cinta bisa begitu menyakitkan...


di satu saat bisa menjadi kekuatan dan pengharapan dan di saat yang lain bisa menghancurkan...


apa sich hakekatnya cinta itu?


mengapa rasanya begitu dalam...

teramat sangat dalam...


kata pun tak terucap tuk melukiskannya...

kenapa sukar sekali...


semua orang merasakannya kan?


Tetapi kenapa orang yang bener-bener merasakannya tak pernah bisa menjelaskannya...

Menjelaskan dengan kata-kata...


Perasaan yang kuat dan dalam yang tak terdefinisikan dengan kata...

diriku!!!!

Terkadang…
Aku merasa orang - orang sekitarku yang mengenalku…
Berusaha memberikan yang terbaik buatku…
Mengarahkan yang terbaik supaya aku mendapatkan yang terbaik…
Fakta mengatakan bahwa itu bukanlah hal yang mudah…
Bahkan terkadang aku merasa kalau aku terlalu didikte oleh mereka…
Mereka merasa telah mengetahui segalanya dan segalanya yang mereka berikan adalah yang terbaik…
Tetapi satu hal yang tidak akan pernah mereka terima…
Orang yang benar – benar tahu akan apa yang terbaik untukku adalah diriku sendiri…
Dan itu benar adanya…
Suka atau tidak suka…
Itulah kenyataannya…
Kenyataan yang tidak akan pernah diterima dengan hati yang lapang…
Karena…
Menurut mereka aku ini bocah…
Sialan...

kenyataan...


Dunia itu palsu ya...
Suatu panggung sandiwara...
Pemainnya banyaaaaak banget...
Kejadian-kejadiannya pun seperti di sinetron...
Penuh trik...
PALSU...
Enggak tulus...
Enggak seindah kelihatannya...
KEJAM...
Lebih pantas disebut begitu...
Hukum rimba selalu berlaku...
Enggak bisa ngebedain mana yang bener-bener baik dan mana yang “baik”...
kHu khu khu...
Kamuflase yang menarik...
Kebohongan yang menawan...
Kepalsuan yang memikat...
Teman baik bisa jadi musuh...
Atau bahkan teman kita ternyata musuh kita...
Hidup selalu dalam kekhawatiran...
Enggak tenang...
Enggak bisa tenang...
Enggak pernah bisa tenang...
Pikiran selalu mengambang...
Melayang...
Mati pun kadang enggak tenang...
Huh!
Dimana ya...
Hidup tenang tanpa kepalsuan...
Mungkinkah berharap tak pernah terlahir...
Tak perlu melihat dunia yang KEJAM ini...
MENGERIKAN!!

menyesalkah?


Berpisah...

Perpisahan...

Pertemuan...

Karena bertemu...

Haruskah bertemu...

Jika akhirnya hanya untuk berpisah...

Jika menyesalinya...

Bolehkah...

Kenapa harus ada perpisahan...

Perlukah menyesali pertemuan...

Dua hal yang selalu bersanding...

Dua hal yang tak pernah bisa dipisahkan...

Mungkinkah berpisah tanpa harus bertemu...

Mungkinkah bertemu tanpa harus berpisah...

Jikalau boleh...

Tak ingin merasakan keduanya...

Jikalau boleh...

Cukup merasakan satu saja...

Lebih sakit pertemuan atau perpisahan...

Jika bertemu akan menyesali perpisahan...

Jika berpisah akan menyesali pertemuan...

Bolehkah jika merasa sakit kita boleh memilih...

Cukup satu...

Satu saja...

Hanya satu...

Kumohon...

'indah'

Cantik...

Apa sich itu...
Suatu keindahan yang menampilkan fisik luar?!
Ataukah...
Suatu keindahan yang benar-benar indah...

HARUSkah seorang wanita disebut CANTIK...
Akankah jika disebut CANTIK maka bisa mengalahkan segalanya...
Sudah merasa menjadi yang TER- dari segalanya...
Enggak cantik juga enggak apa apa koq...
Toh itu hanya suatu ungkapan klise yang memberikan perbedaan diantara kesetaraan...
Enggak selamanya itu no satu...
Enggak selamanya itu penting...
BULLSHIT!!!

Orang yang terlalu memuja kecantikan cuma ORANG BODOH...
Mengagungkan suatu hal yang sementara...
Enggak permanen...
Enggak pernah bisa permanen...
Mau melakukan apa pun supaya bisa dibilang CANTIK...
Uang pun rela dihamburkan...
Huhuhu...
Kebodohan yang menggelikan...
Ketololan yang mengherankan...
Namanya juga MANUSIA...

mengulang hari kelahiran


Styap satu tahun sekali, kita mengulang hari dimana kita dilahirkan…

Styap tahun pula kita berharap hari-hari kita ke depan akan menjadi lebih baik, lebih baik dari sebelumnya…

Doa-doa dari orang terdekat dan sayang kepada kita pun dipanjatkan…

Semua mengharap lebih baik dari kemarin…

Hal apa yang sebaiknya kita lakukan untuk mengenang hari itu?

Apa bentuk penghormatan yang terbaik untuk mengenang hari itu?

Yang akan kita alami styap satu tahun sekali sampai ajal menjemput kita di akhir hayat…